17 Ilmu Yang Harus Dikuasai Dalam Memahami Ayat-ayat Al-Qur’an


Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam : “Barangsiapa menguraikan Al Qur’an dengan akal pikirannya sendiri dan merasa benar, maka sesungguhnya dia telah berbuat kesalahan”. (HR. Ahmad)

Pada jaman akhir ini Perselisihan karena perbedaan pemahaman yang terjadi boleh jadi dikarenakan segelintir kaum muslim terhasut atau korban ghazwul fikri (perang pemahaman) yang dilancarkan oleh kaum Zionis Yahudi sehingga cara memahami Al Qur'an dan Hadits mengikuti cara  pemahaman  yang serampangan menurut pikiran dan nafsunya mereka sendiri.

Mereka memahami Al Qur'an dan Hadits dengan makna dzahir atau yang kami namakan pemahaman dengan metodologi “terjemahan saja” berdasarkan arti bahasa (lughot) dan istilah (terminologi). Hal ini umum terjadi pada mereka yang memahami agama berlandaskan muthola’ah , menelaah kitab dengan akal pikirannya sendiri.

Dari Ibnu Abbas ra Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda…”Barangsiapa yg berkata mengenai Al-Qur’an tanpa ilmu maka ia menyediakan tempatnya sendiri di dalam neraka” (HR.Tirmidzi)

Untuk memaknai ayat-ayat dalam Al-Qur'an, ada 17 Ilmu yang harus dikuasai agar bisa memahaminya dengan benar tidak serampangan, Ke-17 ilmu tersebut adalah sbb.

1. Ilmu Mawathin al-Nuzul.
Yaitu ilmu yang menerangkan tempat-tempat turunnya ayat, masanya, awal dan akhirnya. Kitab yang membahas ilmu ini banyak. (Diantaranya ialah al-Itqan, tulisan al-Suyuthi)

2. Ilmu Tawarikh al-Nuzul.
Yaitu ilmu yang menerangkan dan menjelaskan masa turun ayat dan tertib turunnya, satu demi satu, dari awal turun hingga akhirnya, dan tertib turun surat dengan sempurna.

3. Ilmu Asbab al-Nuzul.
Yaitu ilmu yang menerangkan sebab-sebab turun ayat. (Diantara kitab yang menjelaskan hal ini ialah Lubab al-Nazul karangan al-Suyuthi)

4. Ilmu Qira'at.
Yaitu ilmu yang menerangkan rupa-rupa Qira'at (bacaan al-Qur'an yang diterima dari Rasulullah SAW). (Seindah-indah kitab untuk mempelajari ilmu ini ialah kitab al-Nasyr Fi Qira'at al-Asyr, tulisan Ibnu Jazary)

5. Ilmu Tajwid.
Ilmu yang menerangkan cara membaca al-Qur'an, tempat mulai dan pemberhentianny­a, dan lain-lain yang berhubungan dengan itu.

6. Ilmu Gharib al-Qur'an.
Ilmu yang menerangkan makna kata-kata yang ganjil yang tidak terdapat dalam kitab-kitab biasa, atau tidak terdapat dalam percakapan sehari-hari. Ilmu ini menerangkan makna kata-kata yang halus, tinggi, dan pelik.

7. Ilmu I'rabil Qur'an.
Ilmu yang menerangkan baris al-Qur'an dan kedudukan lafal dalam ta'bir (susunan kalimat). Di antara kitab yang memenuhi kebutuhan dalam membahas ilmu ini ialah Imla al-Rahman, karangan Abdul Baqa al-Ukbary.

8. Ilmu Wujuh wa al-Nazhair.
Yaitu ilmu yang menerangkan kata-kata al-Qur'an yang banyak arti; menerangkan makna yang dimaksud pada satu-satu tempat. (Ilmu ini dapat mempelajari dalam kitab Mu'tarak alAqran, karangan al-Suyuthi)

9. Ilmu Ma'rifat al-Muhkam wa al-Mutasyabih.
Ilmu yang menyatakan ayat-ayat yang dipandang muhkam dan ayat-ayat yang dianggap mutasyabih. (Salah satu kitab mengenai illmu ini ialah al-Manzhumah al-Sakhawiyah, susunan Imam al-Sakhawy)

10. Ilmu Al-Nasikh wa Al-Mansukh.
Yaitu ilmu yang menerangkan ayat-ayat yang dianggap mansukh oleh sebagian mufassir. (Untuk mempelajari ilmu ini dapat dibaca kitab al-Nasikh wa al-Mansukh, susunan Abu Ja'far al-Nahhas dan al-Itqan karangan al-Suyuthi)

11. Ilmu Bada'i Al-Qur'an.
Ilmu yang membahas keindahan-keind­ahan Al-Qur'an. Ilmu ini menerangkan kesusasteraan Al-Qur'an, kepelikan-kepel­ikan dan ketinggian-keti­nggian balaghah-nya. (Untuk ini dapat juga dibaca kitab al-Itqan karangan al-Suyuthi)

12. Ilmu I'dazAal-Qur'an.
Yaitu ilmu yang menerangkan kekuatan susunan tutur al- Qur'an, sehingga ia dipandang sebagai mukjizat, dapat melemahkan segala ahli bahasa Arab. (Kitab yang memenuhi keperluan ini ialah I’jaz al-Qur'an, karangan al-Baqillany)

13. Ilmu Tanasub Ayat al-Qur'an.
Ilmu yang menerangkan persesuaian antara suatu ayat dengan ayat sebelum dan sesudahnya. (Kitab yang memaparkan ilmu ini ialah, Nazhmu al-Durar karangan Ibrahim al-Riqa'iy)

14. Ilmu Aqsam al-Qur'an.
Yaitu ilmu yang menerangkan arti dan maksud-maksud sumpah Tuhan atau sumpah-sumpah lainnya yang terdapat di dalam al-Qur'an.

15. Ilmu Amtsal al-Qur'an.
Ilmu yang menerangkan segala perumpamaan yang ada dalam al-Qur'an.(Kitab yang dapat dipelajari untuk ilmu ini antara lain Amtsal al-Qur'an karangan al-Mawardi)

16. Ilmu Jidal Al-Qur'an.
Ilmu untuk mengetahui rupa-rupa debat yang dihadapkan Al- Qur'an kepada kaum musyrikin dan lain-lain. Ayat-ayat yang mengandung masalah ini. (Dikumpulkan oleh Najamuddin al- Thusy)

17. Ilmu Adab al-Tilawah al-Qur'an.
Yaitu ilmu yang mempelajari segala bentuk aturan yang harus dipakai dan dilaksanakan di dalam membaca al-Qur'an. Segala kesusilaan, kesopanan dan ketentuan yang harus dijaga ketika membaca al-Qur'an. Salah satu kitab yang amat baik.

Sumber : YusufAl-Buchory Bin AL-Azhar in TASHOWWUF ILMU PENJAGA BATHIN DAN MANISNYA IBADAH dan diposting kembali oleh:Abdul Qodir Al-Busthomi III, MKub dalam kitab Al-Tibyan, karangan al-Nawawy)


Penerapan Keimanan kepada Malaikat dalam Kehidupan Sehari-hari

Sikap iman kepada malaikat seharusnya akan berdampak positif bagi diri kita dalam menjalani hidup sehari-hari. Bagaimana penerapan keimanan kepada Malaikat dalam Kehidupan Sehari-hari? Sikap positif tersebut dapat ditunjukkan dengan beberapa hal berikut.

1. Bersikap Rendah Hati

Sikap rendah hati ditunjukkan karena kita menyadari bahwa selain diri kita ada makhluk yang telah diciptakan Allah. Bahkan, pada diri makhluk tersebut ada kelebihan sifat-sifat tertentu yang tidak kita miliki. Oleh karena itu, kita tidak boleh bersikap sombong. Kita dilarang bersikap sesuka hati dalam menjalani hidup karena merasa sebagai makhluk terhebat dan termulia.

2. Terdorong untuk Menggali Pengetahuan tentang Malaikat

Menggali pengetahuan tentang malaikat harus mengacu pada kedua sumber pokok dalam Islam, yaitu Al-Qur’an dan hadis. Seseorang yang memiliki pengetahuan yang benar tentang malaikat akan terhindar dari kekeliruan dalam mengimaninya. Misalnya pengetahuan bahwa malaikat merupakan sesama makhluk Allah, menunjukkan bahwa malaikat tidak berhak untuk disembah atau dimintai pertolongan.

3. Berhati-hati dalam Berbuat

Seseorang yang beriman kepada malaikat senantiasa berhati-hati dalam berbuat. Ia akan menyadari bahwa di sekitarnya ada malaikat yang bertugas mengawasi dan mencatat amal. Malaikat sangat teliti sehingga tidak mungkin ada amal yang luput dari pencatatannya. Dengan demikian, kita tidak akan berbuat seenaknya sendiri, tetapi penuh dengan pertimbangan sehingga akan mendapatkan catatan yang baik dari malaikat.

4. Giat dalam Berusaha

Menyadari bahwa malaikat juga ada di sekitar menyebabkan kita bersikap optimis. Misalnya dalam urusan rezeki ada malaikat bertugas membagikan rezeki kepada kita. Dengan demikian, tidak ada alasan untuk mudah menyerah dan khawatir bahwa Allah tidak akan membalas usaha dan kerja keras kita.

5. Terdorong untuk Selalu Berbuat Positif

Seseorang yang di dunia menjalankan perbuatan baik, akan men- dapatkan balasan kebaikan dari Allah. Di akhirat kelak, seseorang akan dibalas sesuai dengan amal dan perbuatan yang dilakukan di dunia. Agar mendapatkan balasan yang baik di akhirat, kita pun dituntut untuk berbuat baik ketika di dunia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidfc10UPdjaBfXSjFaIGcziWTW2JL92uiVZyq1HRZaFzzY4Lt8XT-wCZlKxd-G6fonXa0D-ZbjITHQ3xqjbOvbQDbqzMuU-8f0n0ZxAabM4NN1HeFLxZgvQtdD_lFDnIt2uP8BeCEtp-Z9/s1600/malaikat.jpg
Malaikat (ilustrasi)

Hikmah Adanya Malaikat

Keberadaan malaikat, selain keberadaannya dapat dibuktikan secara naqli, yaitu dengan merujuk pada dalil-dalil Al-Qur’an dan hadis, juga dapat diketahui secara aqli (dapat diterima nalar). Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Imam Al-Jaza‘iri dalam kitab Minhaj al-Muslim. Menurutnya, malaikat bisa dibuktikan dengan dasar dalil aqli di antaranya berdasarkan beberapa alasan berikut ini.

  1. Segala sesuatu itu ada berdasarkan adanya sebab dan akibat sesuatu. (a) Sampainya wahyu kepada para rasul dan para nabi, yaitu karena wahyu tersebut telah disampaikan oleh Malaikat Jibril. Hal ini membuktikan bahwa malaikat, termasuk Malaikat Jibril itu ada. (b) Wafatnya makhluk dengan dicabut rohnya. Ini membuktikan bahwa ada malaikat yang bertugas mencabut nyawa. (c) Penjagaan manusia dari kejahatan jin dan setan selama hidupnya. Jin dan setan hidup di sekitar manusia dan selalu berusaha menggodanya, meskipun manusia tidak bisa melihat mereka. Ini membuktikan bahwa ada penjaga yang selalu menjaga manusia dari kejahatan mereka, yaitu malaikat.
  2. Kenyataan bahwa sesuatu yang tidak bisa dilihat bukan berarti itu tidak ada karena kemampuan mata manusia sangat terbatas. Contoh sederhana yaitu kita meyakini keberadaan udara, meskipun keberadaannya tidak dapat kita lihat.

Berbeda dengan pendapat di atas, sebagian besar ulama berpendapat bahwa pembahasan tentang malaikat termasuk masalah sam’iyat. Artinya, iman kepada malaikat ini terbatas berdasar dalil nas saja, tidak bisa dirasionalkan. Akal manusia tidak mampu menjangkau pengetahuan alam gaib, semisal malaikat ini. Meskipun demikian, sejak dahulu telah dipercaya bahwa malaikat itu ada. Bahkan, pada masa jahiliah pun malaikat sudah dipercaya keberadaannya dan justru dianggapnya sebagai anak Tuhan yang harus disembah.

Hikmah yang didapat jika kita memercayai malaikat adalah membuktikan ketundukan dan ketaatan kita kepada Allah, Penguasa seluruh alam ini. Mengapa harus ada malaikat, bukankah Allah sudah cukup kuasa untuk melakukan semua urusan tanpa menugaskan malaikat? Adanya malaikat justru menunjukkan bahwa kekuasaan Allah itu tidak terbatas. Allah sesungguhnya sangat mampu untuk melakukan semua tugas malaikat, tetapi di sanalah terletak kekuasaan dan kemuliaan Allah. Layaknya seorang penguasa, tentu penguasa tidak akan langsung turun tangan menangani segala urusannya. Adanya pembantu merupakan bukti bahwa Allah begitu berkuasa.

Sifat-Sifat Malaikat Allah Swt.

Untuk mengimani malaikat Allah Swt. secara benar kita perlu memahami sifat-sifat malaikat Allah Swt. Malaikat memiliki sifat-sifat tertentu yang menjadi ciri khas sekaligus sebagai pembeda dengan makhluk-makhluk Allah lainnya. Sifat-sifat malaikat antara lain sebagai berikut.

1. Malaikat merupakan Makhluk Gaib

Malaikat termasuk jenis makhluk gaib. Oleh karena malaikat bersifat gaib, maka keberadaan malaikat tidak dapat dilihat secara langsung dengan menggunakan mata kepala kita. Meskipun bersifat gaib, kita harus tetap meyakini keberadaan malaikat sebagai salah satu makhluk Allah Swt.

2. Malaikat diciptakan dari Cahaya

Malaikat diciptakan oleh Allah Swt. dari cahaya (nur). Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah saw. yang disampaikan oleh Aisyah r.a. Rasulullah saw. bersabda:


Artinya: Malaikat itu diciptakan dari cahaya (nur), jin diciptakan dari nyala api, dan Adam (manusia) diciptakan dari apa yang telah diterangkan kepadamu (tanah liat). (H.R. Muslim)

3. Selalu Taat kepada Allah 

Malaikat adalah makhluk yang selalu tunduk dan patuh dan taat kepada Allah, tidak pernah membangkang serta mengeluh dalam melaksanakan tugas. Apapun tugas yang diperintahkan oleh Allah Swt. dilaksanakan oleh malaikat dengan taat. Allah Swt. berfirman:


Artinya: . . . yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (Q.S. at-Tahrim [66]: 6)

4. Malaikat tidak Berjenis Kelamin

Malaikat tidak memiliki jenis kelamin tertentu. Oleh karena itu, tidak ada malaikat laki-laki, perempuan, atau waria. Demikian halnya malaikat tidak berketurunan atau berkembang biak. (Ensiklopedi Islam untuk Pelajar 4. 2001: halaman 10)

5. Malaikat dapat Berubah Wujud

Malaikat dalam menjalankan tugas-tugas tertentu dikaruniai kemampuan untuk mengubah bentuk serta menjelma menjadi manusia dengan izin Allah. Contohnya ketika Malaikat Jibril menjelaskan makna tentang iman, Islam, dan ihsan kepada nabi serta para sahabat, dia menjelma menjadi manusia yang berpakaian serba putih. Contoh lainnya adalah yaitu ketika Malaikat Jibril diutus Allah kepada Maryam, ibu Nabi Isa a.s., juga berwujud manusia yang sempurna.

6. Malaikat Mampu Menjalankan Segala Tugas dari Allah

Malaikat sanggup melaksanakan tugas seberat apa pun yang ditetapkan Allah. Mereka tanpa pernah mengeluh menjalankan tugas- tugasnya. Dalam menjalankan tugas, bahkan malaikat selalu bertasbih kepada-Nya.

Firman Allah Swt. berbunyi:


Artinya: Dan milik-Nya siapa yang di langit dan di bumi. Dan (malaikat- malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih. Mereka (malaikat- malaikat) bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang. (Q.S. al-Anbiya’ [21]: 19–20)

7. Malaikat Mampu Menempuh Jarak yang Sangat Jauh

Malaikat dikaruniai kemampuan untuk dapat menempuh jarak sejauh apapun dalam waktu yang sangat singkat. Oleh karena sifatnya yang gaib, manusia tidak tahu ukuran kecepatan malaikat dalam menjalankan tugasnya.

Sumber : Pendidikan Agama Islam Kelas VII, Husni Thoyar

Ayat-Ayat Alquran mengenai Malaikat


Allah dan rasul-Nya memberikan banyak keterangan mengenai malaikat. Keterangan itu tersebar dalam banyak ayat Alquran dan hadis. Salah satunya sebagai berikut.

Ayat Alquran mengenai Malaikat
Artinya: Segala puji untuk Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat . . . . (Q.S. Fatir : 1)

Ayat di atas menyebutkan satu sifat malaikat yaitu mempunyai sayap. Sebagian malaikat mempunyai dua sayap, tiga, hingga empat sayap. Bahkan ada pula malaikat yang mempunyai beribu-ribu pasang sayap. Diantara malaikat yang mempunyai beribu sayap adalah Malaikat Izrail. Sebagai mukmin, kita wajib meyakini keterangan itu tanpa perlu mempermasalahkan bentuk dan rupa sayap itu. Sebagian ulama menafsirkan sayap itu memang berujud sayap seperti yang kita pahami ada pada burung. Sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa sayap malaikat adalah kiasan kemampuan mereka untuk terbang. Semakin banyak jumlah sayap, semakin besar pula kemampuan malaikat bersangkutan untuk terbang. Adapun hakikat sayap malaikat itu adalah rahasia Allah yang Maha Mengetahui.

Selain ayat di atas terdapat banyak ayat yang menjelaskan mengenai malaikat dalam Al-Qur’an. Di antaranya sebagai berikut. 1 . Al-Baqarah (2): 177 dan 285; 2 . Ali ‘Imran (3): 39, 42, 124, dan 125; 3 . An-Nisa’ (4): 97 dan 172; 4 . Al-Anfal (8): 9 dan 12; 5 . Al-Hijr (15): 8; 6 . Asy-Syura (42): 5; 7 . At-Tahrim: 4 dan 6 (66); 8 . Al-Ma‘arij (70): 4; 9 . Al-Ahzab (33): 56; dan 10. Al-Anbiya’ (21): 19–20.

Bukalah Al-Qur’an dan temukanlah ayat-ayat yang telah disebutkan. Salinlah ayat itu dalam buku tugas kalian dan pelajarilah kandungan tiap-tiap ayat. Selanjutnya, lakukan presentasi singkat hasil temuan kalian di depan kelas. Untuk memudahkan presentasi, kalian dapat membuat makalah singkat yang terdiri atas beberapa bagian berikut ini. A. Pendahuluan B. Ayat-Ayat mengenai Malaikat C. Kandungan Ayat

Kalian juga dapat menggunakan sistematika lain sesuai harapan kalian. Hal terpenting dari kegiatan ini adalah kalian dapat mengetahui keterangan yang terdapat dalam Al-Qur’an, selanjutnya merangkumnya menjadi pemahaman yang utuh.

Malaikat Bukan Anak Perempuan Allah 
Orang-orang musyrik beranggapan bahwa malaikat adalah anak-anak perempuan Allah. Pada sisi yang lain, mereka tidak senang dengan anak-anak perempuan. Pemahaman demikian tentu bertentangan dengan ajaran tauhid sebab Allah dianggapnya mempunyai anak. Malaikat adalah sesama makhluk Allah yang diciptakan untuk menjalankan tugas- tugas tertentu.
Tentang anggapan kaum musyrik bahwa malaikat adalah anak perempuan Allah dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah az-Zukhruf  ayat 19 yang artinya, ”Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat hamba-hamba (Allah) Yang Maha Pengasih itu sebagai jenis perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan (malaikat-malaikat itu)? Kelak akan dituliskan kesaksian mereka dan akan dimintakan pertanggungjawaban.” Keyakinan keliru sebagaimana dijelaskan di atas ternyata masih memengaruhi akal dan hati banyak orang. Kita sering menyaksikan, beberapa orang yang menyerupakan malaikat dengan perempuan-perempuan berkostum putih. Misalnya dengan membuat patung atau gambar malaikat yang berwujud anak-anak perempuan dan wanita-wanita cantik yang mempunyai sayap. Pemahaman demikian sangat berbahaya sebab dapat merusak iman.

Sumber : Pendidikan Agama Islam Kelas VII, Husni Thoyar

Pengertian Iman kepada Malaikat

Malaikat adalah makhluq Allah swt yang ghaib, artinya tidak dapat kita rasakan kehadirannya dengan kelima indera manusia. Walaupun demikian, kita harus yakin dan mengimani keberadaan malaikat-malaikat Allah Swt.


Pengertian Iman kepada Malaikat

Iman kepada malaikat berarti mengimani atau meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah telah menciptakan dan mengutus malaikat untuk melakukan tugas-tugas tertentu dari Allah Swt. Mengimani malaikat adalah salah satu dari rukun iman.

Malaikat (ilustrasi)
Dalil mengenai iman kepada malaikat sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah saw. mengenai pengertian iman, seperti dikisahkan oleh Abdullah bin Umar r.a. bahwa Rasulullah telah bersabda yang artinya, ”Iman itu engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab- Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta beriman kepada ketentuan (takdir) baik atau yang buruk.” Dari hadits itu, iman kepada malaikat adalah salah satu rukun keimanan kita. Dengan demikian, iman kepada malaikat adalah hal penting yang wajib kita hayati.

Penghayatan itu muncul dalam bentuk keimanan kepada malaikat dengan sepenuh hati sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Allah Swt. dan juga telah dicontohkan Rasulullah saw. Dalam mengimaninya, juga wajib disertai dengan mengimani rukun-rukun iman yang lain. Keimanan kepada malaikat wajib dilakukan secara terpadu, yaitu dengan meyakini sepenuh hati, mengikrarkan dengan lisan, dan membuktikannya dengan sikap dan amal yang benar dalam menjalani hidup sehari-hari.

Beriman kepada malaikat mengandung empat unsur sebagai berikut.

  1. Beriman pada keberadaan mereka dengan meyakini bahwa wujud malaikat benar-benar ada. Dasar keyakinan itu sebab telah dinyatakan oleh Allah sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an.
  2. Beriman kepada nama-nama malaikat yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dan sunah. Ada sepuluh malaikat yang wajib kita imani dan ketahui.
  3. Beriman pada sifat-sifat malaikat yang akan dijelaskan. Meskipun sifatnya berbeda dengan manusia, kita wajib meyakini bahwa mereka juga sesama makhluk Allah.
  4. Beriman pada tugas-tugas malaikat sebagaimana yang akan dijelaskan dengan keyakinan bahwa mereka menjalankannya tanpa rasa lelah dan bosan.

Kata Kata Bijak Bahasa Inggris Tentang Motivasi

Bacalah kata kata bijak bahasa inggris serta maknanya tentang motivasi di bawah ini untuk sekedar merelaksasi jiwa anda agar tidak pupus dengan berbagai dinamika kehidupan.

Motivasi memang menjadi suplemen bagi siapapun, tanpa terkecuali. Hal yang kemudian menjadi perbedaan adalah dari mana sumber motivasi tersebut diperoleh. Namun perbedaan sumber motivasi tersebut bukanlah hal yang perlu dipertentangkan. Karena semuanya akan mengalir pada satu tujuan, yaitu "sukses".


Untuk sukses barangkali terlalu naif jika anda hanya berkaca dari diri anda sendiri. Ada banyak pengalaman kesuksesan dan bahkan kegagalan sekalipun yang sering dibagikan mereka yang saat ini telah mencapai kata 'sukses" itu. Untuk itu, semoga sajian kata kata bijak ini bisa menjadi sumber yang menginspirasi kesuksesan anda......




When wealth is lost nothing is lost

Makna : Jika kekayaan hilang tak ada yang hilang karena harta bisa diperoleh kembali

When Health is lost something is lost

Makna : Ketika kesehatan hilang ada sesuatu yang hilang karena kesehatan adalah perkara fisik dan bathiniyah yang sekali sakit sangat sulit disembuhkan

But, when character is lost everything is lost

Makna : tetapi, jika karakter/sikap dan tatakrama yang hilang maka segalanya akan hilang karena sikap yang menggambarkan diri anda, dan orang lain akan percaya serta menghargai anda karena sikap itu. Bayangkan jika tak ada seorang pun di dunia ini yang mempercayai anda?

If you can dream it, you can do it

Makna : Dimulai dari impian yang menggelora, secara tak sadar anda akan bertindak dan berbuat sesuatu untuk impian tersebut

The secret of getting ahead is getting started

Makna : Rahasia untuk menjadi manusia yang maju adalah dengan berani memulai

Keep your  eyes on the stars, and your feet on the ground

Makna : Silahkan anda bermimpi setinggi mungkin, namun satu hal yang harus anda sadari bahwa ada "langkah" yang harus dilakukan agar impian itu menjadi kenyataan

Start where you are. Use what you have. Do what you can

Makna : Mulailah segalanya dimanapun anda berada. Gunakan semua kemampuan yang anda punya. Dan lakukan segala sesuatu dengan kemampuan terbaik yang anda miliki

A goal is a dream with a deadline

Makna : Tujuan hidup adalah impian yang memiliki jangka waktu. Anda harus memasang target "kapan" impian itu akan anda raih

Things do not happen. Things are made to happen

Makna : Segala sesuatu tidak terjadi begitu saja. Karena ada alasan di balik semua "kejadian" yang datang kepada anda

By failing to prepare, you are preparing to fail

Makna : Jika anda gagal mempersiapkan masa depan, sesungguhnya anda telah dengan sengaja menyiapkan kegagalan itu datang

Ever tried. Ever failed. No matter. Try Again. Fail again. Fail better

Makna : Anda pernah mencoba, gagal lagi, mencoba lagi, dan gagal lagi. Tak masalah karena gagal lebih baik daripada tidak mencoba sama sekali

Do you want to know who you are? Don't ask. Act! Action will delineate and define you.

Makna : Anda mungkin bertanya siapa diri anda. Tetapi ingatlah bahwa pertanyaan semacam itu tak ada gunanya. Lakukanlah sesuatu. Anda memiliki segalanya, karena dengan demikian anda akan menemukan siapa diri anda yang sebenarnya




After a storm comes a calm

Makna : "Badai pasti berlalu." Barangkali seperti itu, bahwa dibalik kesulitan yang menimpa anda akan selalu datang ribuan bahkan jutaan kemudahan

Quality is not only an act, it is a habit

Makna : Untuk tampil berkualitas tindakan tidaklah cukup, anda harus memiliki kebiasaan yang positif

Setting goals is the first step in turning the invisible into the visible

Makna : Menetapkan tujuan hidup adalah langkah pertama untuk mengubah hal yang tak bisa didefinisikan menjadi sesuatu yang bisa didefinisikan

Set your goals high, and don't stop till you get there

Makna : Tetapkanlah tujuan hidup anda setinggi mungkin dan jangan pernah berhenti untuk meraihnya

There's a way to do it better

Makna : Selalu ada jalan untuk melakukan hal yang lebih baik

Either you run the day or the day runs you

Makna : Apakah anda yang akan lari dari kenyataan ataukah kenyataan yang akan balik meninggalkan anda, pilih mana?

There is always room at the top

Makna : Selalu ada tempat yang menunggu kesuksesan anda

Sekian kata kata bijak bahasa inggris yang bisa kami berikan sebagai suplemen spirit anda dalam menjalani hidup. Intinya, you are what you read. Yaa, anda adalah apa yang anda baca. Semoga dengan membaca ulasan tadi anda mampu menjadi manusia bijak yang sukses. Amin..




Kata Mutiara Persahabatan Sejati

Sama-sama menjalin hubungan dengan orang lain, menjalin hubungan sebagai sahabat sama pentingnya seperti menjalin hubungan sebagai kekasih. Dalam menjalin persahabatan kita juga harus belajar menghargai pendapat, mengesampingkan ego dan juga percaya seperti layaknya kita menjalin hubungan dengan kekasih.sahabat merupakan sosok yang sering menjadi tempat kita bercanda dan juga membagi suka duka kita sehingga tidak jarang kita mengetahui berbagai hal pribadi sahabat kita.berbagai kata mutiara persahabatanterlontar dari siapapun yang sangat menghargai arti dari kata sahabat karena dia menyadari sahabat merupakan sosok yang penting dalam hidupnya.

Kata-Mutiara-Persahabatan

Tidak jarang dalam menjalani persahabatan terjadi cek cok ataupun permasalahan yang membuat tali persahabatan renggang bahkan putus.hal tersebutlah yang perlu dihindari oleh kita karena menjaga persahabatan tetap utuh menjadi suatu hal yang penting, diperlukan komunikasi dan pemahaman terhadap sahabat kita karena bisa jadi kita yang salah bukan sahabat kita.karena merasa gengsi sehingga kita mementingkan ego kita sendiri.kata mutiara persahabatan yang kita temukan sesungguhnya hanya ingin mengenalkan pada kita apa itu makna sahabat dan persahabatan itu sendiri sehingga kita mampu menghargai dan menjaga tali persahabatan yang kita miliki.

Berikut ini ada beberapa kata mutiara persahabatanyang dapat anda dan kita semua jadikan renungan sehingga kita mampu lebih menghargai apa itu arti dari persahabatan yang sesungguhnya.

Kumpulan Kata Mutiara Persahabatan

Pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. Aku lebih suka menjadi idiot daripada kehilanganmu. 
Hanya bisa menunggu waktu untuk mengubah keadaan persahabatan kita seperti dulu. 
Teman sejati adalah ia yang bersedia masuk dalam kehidupanmu saat seluruh dunia berjalan meninggalkanmu. 
Aku sayang kepadamu hanya sebatas sahabat, maaf karena aku masih takut untuk sakit hati. 
Sahabat sejati ialah orang yang tidak pernah pura-pura tidak mengenal ketika jarak sudah memisahkan, namun masih tetap tersenyum bahagia ketika ia bertemu. 
Jangan pernah pandang kesalahan yang pernah dia lakukan, namun pandanglah semua kebaikan yang pernah dia lakukan. 
Persahabatan meningkatkan kebahagiaan, dan meredakan kesengsaraan, dengan cara menggandakan kegembiraan kita, dan membagi kesedihan kita. 
Ada disaat kita sedang kesusahan, mendukung di saat kita senang, dialah sahabat. 
Sahabat. Maafkan aku kerana prnah melukai hatimu. Mungkin itu salah satu kekurangan aku. 
Tak banyak yang meninggalkan jejak istimewa dari orang – orang yang pernah berteman denganku kecuali kamu sahabat terbaikku.
Persahabatan bukan hanya hang out bareng-bareng ataupun hanya sekedar melepas kesendirian. Persahabatan lebih pada bagaimana kita menjalin tali persaudaraan dengan orang lain sehingga dari situ kita belajar menghargai, membantu, menghormati dan belajar mengesampingkan ego kita sendiri untuk kepentingan bersama. Kata mutiara persahabatan sendiri bukan hanya sekedar kata-kata tentang persahabatan akan tetapi lebih pada memberikan pengetahuan dan makna bagi kita bagaimana kita membangun sebuah persahabatan dan juga makna dari seorang sahabat dalam hidup kita.

Begitulah kata mutiara persahabatan tersebut kami paparkan. Semoga dengan kata-kata tersebut mampu menginspirasi kita dalam menjalin hubungan dengan orang lain dan bagaimana kita menyikapi sahabat-sahabat kita. Semoga kata-kata tentang persahabatan tersebut bermanfaat bagi anda dan orang-orang yang ada di sekitar anda.