Renungan Inspiratif - Kita dan Konflik

Renungan tentang konflik
Credit Gambar Pepatah Bijak


Setelah lama tidak mengupdate blog sejak di postingan dongeng motivasi terakhir, kali ini saya hanya ingin mengoceh sedikit mengenai renungan tentang konflik mengingat belakangan semakin merajalelanya konflik di berbagai belahan dunia.

Bukan hanya belakangan ini sebenarnya, tapi di dunia ini mungkin malah tidak pernah ada masa di mana konflik-konflik tidak terjadi.


Jangankan di negeri-negeri seberang, bahkan seberang rumah, atau bahkan seberang meja makan (dengan keluarga misalnya) pun kadang tak luput ini terjadi. Mungkin juga sekarang lebih banyak yang memilih konflik daripada perdamaian kali ya? Apa karena adanya rasa candu terhadap amarah dan pertentangan mungkin?


Sejumlah orang bahkan kelihatannya tidak ingin konflik tersebut berakhir, malah pasti tidak sedikit yang berpendapat dengan konflik justru dapat menyelesaikan masalah. Padahal tanpa disadari sebenarnya ini justru bisa membunuh diri kita sendiri. Karena konflik itu tak lebih merupakan suatu gejala keterikatan akan kedudukan dan hal inilah yang bisa memberikan rasa ketakutan yang jika dibiarkan hidup akan membunuh sang tuannya sendiri .


Konflik itu sendiri dapat diselesaikan dengan adanya rasa 'rela melepaskan'. Tapi tentunya ini dapat terjadi hanya pada saat di mana kita bisa melihat bahwa 'apa yang kita miliki' hanyalah sesuatu yang semu dan tidak perlu takut jika kita kehilangan itu. Dan menganggap bahwa dengan menang dari konflik bukan berarti kita mendapat sebuah kejayaan.


Tapi apa bisa kita semua memandang seperti itu? Tidak kali ya? Atau belum?

Dongeng Motivasi - Emas dan Ular

Kisah Motivasi dan Cerita Inspiratif, Dongeng Emas dan Ular

Kisah motivasi kali ini akan mengisahkan sebuah dongeng motivasi tentang seorang petani miskin. Impiannya ingin menjadi orang yang kaya. Dapatkah impian itu terkabul? Dapatkah ia mengambil kesempatan yang terbentang di hadapannya?

Dongeng:

Dahulu hiduplah seorang petani miskin yang setiap harinya mesti berjuang keras untuk mensejahterakan kehidupannya. Namun meskipun ia terus bekerja dan berhati-hati dalam melakukan pengeluaran, tetap saja ia tak mampu menyisihkan penghasilannya untuk ditabung, selalu saja pas-pasan.

Suatu malam, dalam tidurnya si petani bermimpi sebuah suara berkata padanya: "Jika ada sesuatu di dunia ini yang begitu sulit untuk kamu dapatkan, maka suatu waktu hal itu akan muncul begitu saja di hadapanmu." Dan petani inipun terbangun dari tidurnya. Dia kemudian berharap bahwa di salah satu pagi ketika ia bangun, harta yang berlimpah akan berhamburan di rumahnya sendiri. Dengan begini, tidak diragukan lagi bahwa kekayaan itu memang dimaksudkan untuknya.

Beberapa hari berlalu, ketika ia sedang dalam perjalanan, bajunya tersangkut pada semak-semak berduri yang tumbuh di sekitar ladang, Tak ingin kejadian yang sama terulang, dia pun bermaksud membabat habis semak belukar itu. Namun ketika ia mencabut akar dari semak itu, di bawahnya si petani menemukan sebuah kendi. Dibukanya tutup kendi itu, dan alangkah kagetnya si petani ketika mengetahui bahwa di dalam berisi begitu banyak kepingan emas. Pada mulanya hati petani miskin ini berteriak girang, namun setelah beberapa menit berpikir, ia kemudian berkata: "Oh, aku memang ingin sekali menjadi kaya. Tapi aku telah meminta agar harta itu muncul di gubuk kecilku, akan tetapi aku justru menemukannya di ladang ini. Oleh karenanya aku takkan mengambil kendi ini berisi emas. Kendi ini tidak ditakdirkan untukku."

Lalu petani itu pun meninggalkan kendi di tempat ia menemukannya dan kembali berjalan pulang. Sesampainya di rumah ia pun menceritakan penemuannya kepada istrinya. Tak pelak istrinya marah besar atas kebodohan sang suami yang meninggalkan harta tersebut begitu saja di ladang. Dan ketika si petani tidur, istrinya pun pergi ke rumah tetangga dan mengatakan segalanya. "Suamiku yang begitu bodohnya justru meninggalkan harta itu di ladang dan bukan membawanya pulang. Pergi dan ambillah harta itu untukmu dan bagilah denganku."

Tetangga itu pun sangat senang dengan saran ini, dan tak menunggu lama ia pun menuju ke tempat yang dimaksud oleh istri petani. Disibaknya semak-semak belukar, dan ia memang menemukan kendi itu masih berada disana. Diangkatnya dan ditengoknya ke dalam kendi itu. Namun alangkah panik dan marahnya ia ketika melihat bahwa kendi itu ternyata tidak berisikan kepingan emas seperti yang diceritakan oleh istri petani melainkan penuh dengan ular berbisa.

"Perempuan licik. Dia pasti bermaksud menjebakku. Dia berharap aku memasukkan tanganku ke dalam hingga aku digigit dan mati keracunan oleh bisa ular." pikirnya marah.

Jadi iapun kembali menutup kendi itu dan membawanya pulang. Dan pada saat tengah malam tiba, dengan diam-diam ia mendatangi rumah petani miskin tetangganya. Dia melihat sebuah jendela yang terbuka. Dengan sigap dipanjatinya. Dikeluarkannya ular-ular berbisa itu dari dalam kendi, dan iapun kembali pulang.

Ketika fajar tiba, petani miskin tersebut bangun untuk memulai hari. Ketika ia berjalan ke dapur untuk mengambil segelas air, dilihatnya setumpuk koin emas berhamburan di bawah jendela rumahnya. Dalam hati ia mengucap rasa syukur sembari berkata: "Akhirnya aku bisa menerima kekayaan ini, mengetahui bahwa mereka pasti ditujukan untukku, karena mereka muncul di rumahku sendiri, seperti yang aku harapkan!"

***

Pelajaran apa yang dapat kita petik dari cerita dongeng diatas?
Tentu saja bukan tentang mimpi si petani dimana harta itu tiba-tiba akan datang dengan sendirinya.
Tidak bukan itu.

Tapi pelajaran tentang bagaimana kita sebagai manusia haruslah pandai-pandai dalam melihat dan mencermati sebuah kesempatan yang ada. Dalam mengambil suatu kesempatan kita harus menelaah dengan cermat, jangan sampai apa yang kita ambil itu merupakan hak milik orang lain. Seperti misalnya si petani miskin yang menolak mengambil kendi berisi emas saat ia menemukannya di ladang. Dia dapat melihat itu memang merupakan sebuah kesempatan, tapi dia merasa kesempatan itu memang belum diperuntukkan untuknya. Emas itu ditemukannya di ladang, jadi bisa saja emas itu milik orang lain.

Memang ada sebuah pepatah 'siapa cepat dia yang dapat', tapi apakah anda bisa hidup bahagia dengan bersenang-senang di atas derita orang lain?

Namun pada saat kesempatan itu telah datang, dan anda yakin kesempatan itu memang diperuntukkan untuk anda, maka jangan tunggu lagi. Segera raihlah kesempatan itu.

Oleh karenanya, selalu bukalah mata anda. Tengoklah sekeliling anda, kesempatan itu mungkin kini ada di depan anda hanya saja anda kurang melihatnya.


Dongeng Motivasi - Emas dan Ular oleh Kisah Motivasi

Kata Kata Bijak Persahabatan

Kata Kata Bijak

Berikut adalah beberapa pepatah bijak tentang arti sebuah persahabatan.

"Persahabatan meningkatkan kebahagiaan, dan meredakan kesengsaraan, 
dengan cara menggandakan kegembiraan kita, dan membagi kesedihan kita."
Joseph Addison

"Persahabatan sejati datang ketika keheningan di antara dua orang terasa nyaman."
Dave Tyson Gentry

"Seorang teman sejati tidak akan pernah menghalangi jalan anda,
kecuali jika anda tengah beranjak turun."
Arnold H. Glasgow

"Seorang teman sejati adalah dia yang berpikir bahwa anda telur yang baik
meskipun dia tahu bahwa anda memiliki retak."
Bernard Meltzer

"Pada akhirnya, kita akan mengingat bukan kata-kata musuh kita,
akan tetapi keheningan teman-teman kita."
Martin Luther King Jr

"Persahabatan bagaikan musik.
Alunan nadanya bisa berhenti sekarang dan kemudian, 
akan tetapi rangkaian nada yang telah tercipta tetap teruntai selamanya."


Kutipan Kata Kata Bijak Persahabatan oleh Kisah Motivasi

Kisah Motivasi - Dalam Persaingan Bisnis


Untuk postingan artikel blog Kisah Motivasi kali ini, saya akan menceritakan sebuah pengalaman pribadi. Dalam bisnis misalnya anda meluncurkan sebuah produk baru, namun tiba-tiba pesaing anda meng-copy ide ini dan merebut semua klien. Ada kemungkinan anda akan merasa kesal bukan? Atau mungkin tiba-tiba anda kehilangan kepercayaan diri, atau mulai timbul kekhawatiran untuk kembali meluncurkan ide-ide lainnya.

Tapi coba simak dulu pengalaman yang saya alami ini.

Dalam sebuah rapat kami membahas manuver terbaru yang harus kami laksanakan untuk lebih memajukan perusahaan. Belum berhasil menemukan suatu ide yang benar-benar tokcer, kami semua keluar dari ruang rapat dengan benak yang sibuk mencari-cari.

Pada hari itu juga, saya melakukan suatu survey dan riset kecil terhadap perusahaan, dan dalam beberapa hari akhirnya saya menemukan ide yang baik menurut saya. Namun sebelum melakukan presentasi pada atasan, saya yang memang agak sedikit tegang mencoba untuk berlatih sedikit. Dan meminta salah satu rekan kerja saya sebagai audiencenya. Saya sebenarnya sangat mempercayai dia, jadi tidak sedikit pun timbul kecurigaan ketika melakukan latihan presentasi di hadapannya. Tapi kemudian saya sadari itu adalah salah satu kesalahan saya. Dia memang cukup dekat dengan atasan, jadi tidak mesti berlama-lama, dia langsung menceritakan ide saya itu dan mengambil kredit terhadapnya. Ide yang langsung disetujui, diterapkan oleh perusahaan, dan di akhiri dengan kenaikan jabatan untuk rekan saya atas 'ide cemerlangnya' itu.

Jujur saya kesal waktu itu terjadi. Saya mencoba menanyakan hal itu padanya, dan dia hanya menjawab ringan "Maaf, keceplosan ngomong sama bos...", "Tapi kan kamu bisa bilang itu ide saya?" dia hanya diam.

Lalu kalau ditanya kenapa saya tidak menceritakan hal ini pada atasan? Saya mungkin akan dibilang terlalu naif kalau menjawab, "Yah sudahlah, toh ide saya ini berhasil, perusahaan semakin maju. Itu sudah cukup buat saya."

Namun dalam pemikiran saya terlintas hal seperti ini:

Pesaing-pesaing bisnis yang meniru ide atau produk anda itu, tidak lebih hanya seperti sebuah refleksi dari anda, sebuah bayangan. Refleksi yang hanya dapat melihat secara dua dimensi dari diri anda. Sementara untuk semua pemikiran dan perjalanan yang harus anda lalui adalah sesuatu yang tidak pernah mereka alami. Sementara kita semua ini kan belajar dari pengalaman-pengalaman dalam perjalanan hidup, bukannya dari tujuan hidup kita. Jadi seberapa suksesnya pun peniru anda, ada satu sisi dari ide itu yang takkan pernah bisa mereka tiru.

Experience.

Kesal? Itu adalah hal yang manusiawi menurut saya. Namun selain itu, saya juga justru merasa kasihan terhadapnya. Baik, saat ini dia mendapatkan posisi yang lebih baik, tapi sejujurnya dia justru hanya berjalan di tempat. Atau seperti menggunakan pintu kemana sajanya Doraemon, yang langsung tiba di tujuan, sehingga dia tidak meninggalkan jejak-jejak sepanjang perjalanan menuju tujuan itu sendiri.

Sedangkan saya? Otak saya kan tidak hanya akan berhenti sampai disitu. Saya masih bisa menghasilkan beberapa ide-ide lainnya. Dan selama saya terus memiliki pengalaman-pengalaman berharga, saya akan terus berjalan maju. Saya masih bisa menciptakan perubahan yang lain, sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh rekan yang meniru saya itu.

Kata Motivasi :

Ada dua jalan untuk menyebarkan cahaya.
Menjadi lilin atau menjadi cermin yang mengrefleksikannya.


Kisah Motivasi - Dalam Persaingan Bisnis oleh Kisah Motivasi

¤¤¤¤¤

Dongeng Inspiratif - Cerita Tentang Si Penggosip

Cerita Motivasi

Seperti pada artikel sebelum-sebelumnya di blog Kisah Motivasi ini, saya akan terlebih dahulu memberi sebuah cerita dongeng sebelum lanjut dalam tahap pembahasan. Dan di dongeng kali ini, saya akan bercerita tentang seorang penggosip.

Dongeng:
Di sebuah desa kecil, tinggallah seorang pria yang tiap harinya gemar menggosip, dia selalu saja menggosipkan tetangga-tetangganya meskipun dia tak mengenal siapa mereka. Namun karena ingin berubah, suatu hari dia mendatangi seorang tua bijak untuk meminta saran. Pria bijak ini memerintahkannya untuk membeli ayam segar di pasar dan membawakan untuknya sesegera mungkin. Dan ayam itu harus ia cabuti bulu-bulunya sementara ia berlari, tak boleh sehelai bulu pun tersisa. Si penggosip ini menuruti semua, dia mencabuti bulu-bulu ayam sementara ia berlari kembali ke rumah pria bijak itu. Sesampainya disana ia menyerahkan ayam tersebut, namun pria bijak lagi-lagi memintanya untuk pergi mengumpulkan semua helai bulu yang sudah dia cabuti dan membawanya kembali. Si penggosip ini tentu saja protes, hal itu tidak masuk akal untuk dilakukan. Angin pasti sudah menerbangkan bulu ayam itu ke segala penjuru dan dia takkan pernah bisa mengumpulkannya lagi. Pria bijak kembali berkata, "Hal itu benar. Dan begitu pulalah halnya dengan gosip. satu gosip dapat terbang ke segala sudut, lalu bagaimana kamu akan mengembalikannya? Jadi sebaiknya jangan pernah memulainya dari awal."
***

Benar kata dongeng di atas. Sekali saja anda menceritakan sebuah gosip, maka gosip itu akan dengan cepat menyebar bagaikan debu tertiup angin. Tapi sebenarnya gosip ini baik atau buruk sih? Jawabannya tentu saja tergantung pada isi dari gosip dan tujuan dari orang yang menyampaikan gosip ini. Gosip itu sendiri kan bisa di deskripsikan sebagai mengobrol atau menceritakan sesuatu kepada orang lainnya.

Jadi kalau yang dicerikan merupakan hal-hal yang baik dengan maksud ingin berbagi, berarti itu bagus kan? 
Sisi baik lainnya dari gosip itu, terkadang gosip justru lebih memperat atau mendekatkan hubungan dengan teman-teman kita. Misalnya sudah lama kita tidak bertemu atau terputus komunikasi dengan teman kita, namun ketika ada seseorang yang bercerita tentang dia kita jadi tahu, 'oh keadaan dia sekarang begini', 'oh dia sekarang berada disini'. Dan jangan salah, gosip juga bisa memberikan kita pelajaran loh. Coba bayangkan, misalnya ada seseorang yang menggosip tentang suatu keadaan atau hal yang terjadi di kantor atau disekitar kita, maka dengan mendengar dan berbagi cerita itu kita akan belajar tentang norma-norma sosial tak tertulis yang berlaku di sekitar kita. Kita belajar bagaimana untuk bertindak, dan bagaimana untuk tidak bertindak dalam suatu situasi tertentu.

Namun masalahnya gosip terkadang lebih diartikan dengan menyebarkan rumor, atau hal-hal yang belum tentu benar kebenarannya dan kebanyakan merupakan cerita berbau negatif. Kalau demikian ini yang terjadi, maka sebaiknya anda memang menghindarinya. Bukan hanya karena adanya norma-norma sosial yang menilai bagaimana buruknya bergunjing  hal-hal negatif itu, akan tetapi saya rasa semua ajaran agama pun memang tidak membenarkan kegiatan bergunjing ini.

Dengan tidak bermaksud menghakimi, tapi sebenarnya apa sih yang membuat seseorang begitu entengnya menggunjingkan aib orang lain? Demi kepuasan batin? Karena senang melihat mereka yang digosipkan jadi tercoreng namanya di mata publik? Atau karena memang ingin agar publik tahu sosok seperti apa yang tersembunyi dibalik kedok si korban gosip ini?

Terlepas dari apapun alasan orang-orang menyebarkan gosip, sebelum bergosip itu sendiri kenapa kita tidak coba tengok terlebih dahulu pada diri kita? Apa kita ini memang sempurna tanpa cela, hingga membicarakan keburukan orang lain bukanlah sebuah kesalahan? Jangan sampai kita menjadi seperti kata pepatah bijak 'semut di seberang lautan nampak jelas, namun gajah di pelupuk mata tak nampak'.

Terhadap beredarnya sebuah rumor (gosip), sesungguhnya ada tiga pihak yang terkuak aibnya: 
  • korban gosip yang aib hidupnya di gosipkan, 
  • dia yang menyebarkan gosip, dengan maksud menjelekkan,
  • mereka yang mendengarkan gosip yang kemudian menanggapinya dengan mengucapkan hal-hal buruk lainnya atau bahkan menyebarkannya lagi ke orang lain.
Tapi paling tidak dalam kasus gosip tersebut, yang digosipkan itu merupakan korban. Berarti si penyebar gosip bisa dibilang sebagai pelakunya dong? Gak asik juga kan di cap penggosip? :)


Author: Why



Kata Kata Motivasi Bekerja

Kata Kata Motivasi

Berikut adalah tujuh kata - kata motivasi yang ada kaitannya dengan memotivasi semangat kita dalam bekerja.

"Jangan pernah mengharapkan hal-hal terjadi begitu saja. Berjuang dan buatlah hal itu terjadi.
Jangan pernah mengharapkan anda akan diberikan nilai yang baik. Ciptakanlah nilai anda sendiri."

"Berupaya itu sangat penting, tetapi mengetahui dengan jelas dimana untuk melakukan upaya dalam hidup anda akan dapat membuat perbedaan."

"Terjatuh itu bukan berarti kalah.. Kalah itu disaat kamu menolak untuk bangun.."

"Visi mengontrol bagaimana cara kita berpikir, dan juga cara kita bertindak.. visi yang kita miliki tentang pekerjaan kita menentukan apa yang kita lakukan dan kesempatan kita yang kita lihat atau tidak lihat."

"Kita semua ini berada di selokan, tetapi beberapa dari kita yang sukses adalah mereka yang melihat bintang."

"Motif yang paling penting untuk bekerja baik dalam sekolah dan dalam hidup adalah kenikmatan dalam bekerja, kepuasan akan hasilnya, dan pengetahuan akan nilai hasilnya terhadap masyarakat."

"Ada dua hal yang dituju dalam hidup, untuk mendapatkan apa yang anda inginkan; dan, setelah itu untuk menikmatinya. Namun hanya mereka manusia yang bijaksana saja yang bisa mencapai hal kedua itu."


Kata Kata Motivasi Bekerja  oleh Kisah Motivasi

Renungan Inspiratif - Keseimbangan Hidup

Kisah Motivasi dan Cerita Inspiratif


Web Kisah Motivasi kali ini akan coba membahas tentang keseimbangan hidup. Coba anda bayangkan hidup itu bagaikan sebuah permainan juggling dengan lima bola. Adapun anda menamakan bola-bola ini sebagai: pekerjaan, keluarga, kesehatan, teman, dan nilai spiritual (disini saya mengartikannya sebagai agama), dan anda mencoba untuk mempertahankan agar mereka semua tetap berada di udara. Namun anda akan segera memahami bahwa pekerjaan itu bagaikan bola karet. Jika anda menjatuhkannya, ia akan bangkit kembali. Tetapi empat bola lainnya, keluarga, kesehatan, teman dan nilai spiritual merupakan bola kaca. Jika anda menjatuhkan salah satunya, maka tidak diragukan lagi akan ada yang lecet, rusak, atau bahkan hancur. Dan saat anda menggenggamnya kembali di tangan, anda akan menemukan bahwa mereka tidak sama lagi dan selamanya tidak akan pernah sama. Anda harus memahami hal tersebut dan berusaha untuk tetap menjaga keseimbangan dalam hidup anda.

Kerja memang penting, namun tanpa menjaga keseimbangan hidup anda, anda tak akan meraih kebahagiaan sejati.
1). Tanpa agama yang selalu dapat menuntun moral anda, maka anda akan dengan mudahnya melenceng. (Contoh nyatanya yah liat aja para koruptor)

2). Tanpa keluarga yang harmonis apa gunanya hasil kerja keras anda? Anda tidak mungkin kan hanya menikmatinya sendiri. Kepuasan akan hasil kerja anda, bukan di dapat hanya dengan melihat keberhasilan kerja itu. Tapi kepuasan dengan mengetahui bahwa keberhasilan kerja keras anda, dapat anda nikmati bersama keluarga. Bukan dalam artian hanya dengan memberi mereka sejumlah uang, atau menyediakan kebutuhan mereka lalu selanjutnya anda pergi lagi, tetapi anda benar-benar menikmati bersama mereka.
3). Tanpa kesehatan percayalah pekerjaan apapun yang sedang anda lakukan, itu tak akan berlangsung lama.
4).Salah satu hal yang juga sangat penting dalam hidup adalah sosialisasi, teman mungkin tidak jauh berbeda dengan keluarga. Mereka ada untuk menemani dan menyertai anda dalam perjalanan hidup. Seseorang yang tegas dan kokoh sekalipun pasti suatu saat membutuhkan tempat untuk bersandar disaat dia mulai lelah.
    Yakinlah bahwa sukses dalam hidup masihlah belum lengkap jika anda hanya sukses dalam bekerja akan tetapi gagal dalam menjalin hubungan dengan aspek-aspek hidup lainnya.
    Ketika bekerja merupakan kesenangan, hidup adalah kegembiraan! Ketika pekerjaan menjadi tugas, hidup adalah perbudakan. - Maxim Gorky


    Renungan Inspiratif - Keseimbangan Hidup oleh Kisah Motivasi